:::: MENU ::::
  • Suitable for all screen sizes

  • Easy to Customize

  • Customizable fonts.

Rabu, 07 Juli 2021

 E-learning pertama kali dimulai oleh Universitas Illinois, Urbana-Champaign pada tahun 1960 dengan

menggunakan Sistem Instruksi Berbasis Komputer (Computer-Assisted Instruction) yang dijalankan

di komputer PLATO, diciptakan oleh Profesor Don Bitzer. Sejak saat itu, tahun 1990, era CBT

(Computer-Based Training) atau Pelatihan Berbasis Komputer mulai bermunculan. Aplikasi E-

learning dikemas dalam bentuk CD-ROM, dijalankan di Komputer Personal (PC) Standalone. Isi

materi dapat berupa tulisan maupun multimedia (Foto, Ilustrasi, Audio, Animasi dan Video).

Di zaman sekarang, mungkin sudah tidak ada lagi yang mengetahui apa itu e-learning. Perkembangan

ilmu pengetahuan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang disingkat TIK telah mempengaruhi

semua lingkungan dan aspek yang ada di dunia termasuk di Indonesia. Melihat peran penting TIK

dalam pembelajaran, maka pada pelaksanaannya banyak sekali model pembelajaran yang telah

dikembangkan untuk memecahkan masalah belajar dan pembelajaran. Salah satu model tersebut ialah

model pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK. Model pembelajaran ini

banyak melahirkan istilah seperti e-learning, web-based learning, online learning, dan distance

learning.

Di saat pandemi ini, pembelajaran dengan metode elektronik atau disebut e-learning sangat

dibutuhkan, karena adanya protokol dari pemerintah bahwa disaat pandemi ini tidak dianjurkan untuk

melakukan kegiatan belajar mengajar di tempat Pendidikan secara langsung, bertatap muka. Karena

itu semua metode pembelajaran dialihkan dengan menggunakan media elektronik yang disebut yaitu

e-learning.

Dengan adanya proses pembelajaran yang masih dibilang metode baru ini, sangat merubah karakter

dan pola belajar para pengguna e-learning yang awalnya belajar normal dengan metode tatap muka

secara langsung. E-learning harusnya dapat berdampak baik dan positif kepada para penggunanya

karena adanya e-learning ini sangat mudah digunakan dan waktu yang digunakan juga semakin efisien

karena kita tidak perlu lagi ke sekolah untuk memperoleh ilmu. Dan berdampak baik juga dengan

keadaan lalu lintas yang biasanya padat, dengan adanya e-learning ini kita sudah tidak perlu untuk

keluar rumah. Namun disisi lain, terdapat juga kendala yang sering dirasakan oleh para pengguna e-

learning ini seperti kurangnya memadai perangkat yang digunakan, dan proses pembelajaran e-

learning harus menggunakan koneksi internet yang mumpuni sehingga para pengguna yang

tinggalnya mungkin jauh dari kota atau tempat keramaian sehingga sulit untuk mendapatkan koneksi

internet yang layak.

Oleh karena itu, dengan adanya e-learning ini kita dapat memperoleh ilmu sebanyak mungkin karena

di proses pembelajaran seperti ini akan semakin banyak waktu luang kita yang bisa diisi dengan

menambah ilmu, bisa dari buku maupun dari internet. E-learning sangat membantu kita untuk

memahami suatu pembelajaran karena ilmu dari metode ini dapat kita peroleh lebih dari satu sumber

atau satu pengajar.

Salah satu perusahaan yang menerapkan penggunaan E-learning untuk magang adalah STAR SHARE. Kebanyakan aktifitas yang dilakukan di perusahaan ini adalah remote. Jadi, dengan pemanfaatan e-learning, semua data akan tersimpan dengan otomatis.

0 komentar:

Posting Komentar

A call-to-action text Contact us